PC Router
~Kesimpulan~
Setelah saya baca dan pahami dengan seksama mengenai PC ROOTER kesimpulan saya adalah suatu perangkat pengatur lalulintas data dari satu jaringan ke jaringan lain dan memanfaatkan Personal Kompter sebagai Device atau alatnya.
~Mengenal Router
Router juga dapat diartikan sebagai perangkat keras yang memfasilitasi transmisi paket data melalui jaringan komputer, mengatur lalu lintas data sehingga data dari satu host dalam sebuah segmen jaringan dapat ditransfer ke host lainnya pada segmen yang berbeda denagn baik, pada intinya dengan router dapat mengatur dan menjembatani transfer data antar 2 segmen jaringan yang berbeda. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua jaringan atau lebih jaringan untuk memneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch karena switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membangun LAN. Ilustrasinya switch merupakan jalanan, dan router adalah penghubung antar jalanan. Router banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, router jenis ini sering disebut sebagai IP Router. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router. IP router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar yang disebut internetwork. Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanana telekomunikasi misalnya telekomunikasi leased line atau DSL. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adabya broadcast storm yang mampuu memperlambat kinerja jaringan.
~Pengertian PC Router
Istilah PC Router bila kita lihat berasal dari dua kata yaitu PC dan Router. PC ( Personal Computer ) adalah sebuah perangkat set komputer yang berupa alat komputasi yang umum kita gunakan dalam kehidupan untuk membantu kita dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dan persoalan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari – hari. Sedangkan Router adalah perangkat yang digunakan untuk merutekan jalur data antar network, mengatur lalu lintas jalur data antar network sehingga proses transfer data dapat berlangsung dengan baik dari jaringan satu ke jaringan lainnya. Router ini akan menentukan jalur terbaik dalam proses transfer data, mencari jalan terbaik sehingga data dari host suatu jaringan akan terkirim dan sampai dengan baik pada host lainnya yang berada pada segmen jaringan yang berbeda. Router juga dapat diartikan sebagai perangkat keras yang berfungsi untuk memfasilitasi transmisi paket data melalui jaringan komputer. Dari pengertian PC dan Router yang sudah disampikan tersebut dapat dikatakan bahwa PC Router adalah perangkat pengatur lalu lintas data antar segmen jaringan yang berbeda dengan memanfaatkan Personal Computer sebagai device atau alatnya. Dengan perkataan lain PC Router adalah PC yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi layaknya sebuah router yang mengatur lalu lintas data. Dengan penggunaan PC sebagai router jaringan, maka kita dapat memanfaatkan PC yang tidak perlu spesifikasi yang tinggi sebagai router sehingga kita dapat menekan biaya, dibandingkan dengan pembelian dedicated router yang digunakan sebagai router, selain harganya relatif mahal, juga maintenance terhadap jenis router ini cukup sulit.
~Kelebihan dan Kekurangan PC Router
PC yang digunakan sebagai router memilki kelebihan dan juga kekurangan. Secara singkat dapat saya sampaikan sebagai berikut.
~Kelebihan
~ Lebih murah dalam hal biaya bila dibandingkan harga router original.
~ Mudah dalam penyetingan dan konfigurasi router.
~ Mudah dalam penambahan fitur baru.
~ Multifungsi artinya dapat berfungsi sebagai sebagai router atau PC.
~ Maintenance atau perawatan router lebih mudah seperti merawat PC biasa.
~ Hemat biaya karena tidak perlu membeli dedicated router.
~ Dapat diinstal sistem operasi yang memang khusus didesain untuk router.
~ Sistem yang digunakan dapat berbasis Windows atau Linux/ Unix.
~ Dapat berperan ganda sebagai PC biasa selain router bila memakai WinRoute.
~Kekurangan
~ Pilihan koneksinya terbatas tergantung jumlah network card dan slot PCI yang tersedia.
~ Kestabilan kerja tidak sebaik dedicated router.
~ Bila device komputer mengalami masalah maka router dalam jaringan tidak akan berfungsi.
~ Ada harga ada kinerja, berbeda dengan dedicated router yang mahal semisal Cisco yang neniliki kestabilan kerja yang tinngi.
~ Dengan peran ganda yang diemban router, maka kinerja PC router akan menjadi berat.
~APA FUNGSI ROUTER ITU ?
Fungsinya ialah untuk menghubungkan jaringan LAN dengan internet dalam merutekan tranmisi antara keduanya . ROUTER menstranmisikan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang sistem kerjanya mirip dengan BRIDGE.
Pengertian tersebut sangat penting sekali bagi dunia perkomputeran . Bacalah dengan seksama supaya tahu seluk beluk komputer .
Prinsip Kerja Router sangat mudah yakni membelokkan data dari satu Sis ke Sis yang lain. Untuk konfigurasi Router dengan menggunakan PC ( OS WIN Xp ) sangatlah Mudah :
1. Pastikan Kompi anda memiliki minimal 2 buah LAN Card ( Apabila anda hanya menggunakan 2 Sis )
2. Berikan konfigurasi jaringan sesuai Sis yang anda gunakan pada setiap LAN Card. ( Pastikan tiap lan menggunakan Sis yang berbeda )
3. Ping atau test koneksi ke tiap Sis, dari router. pastikan Semua koneksi dalam keadaan Baik
4. Share Lan card Anda dengan cara :
- Klik kanan pada Lan Card Kemudian pada Tab Advance Pastikan ada pilihan use another network to bla bla bla dst.
- Setelah itu coba lakukan ping dari komputer lain ( Antar client yang berbeda Sis ), Pastikan Jawaban Replay
5. Selamat Mencoba :)
Minggu, 20 Maret 2011
Pengertian ISO - OSI
~Kesimpulan
Iso –atau Osi adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. meodel iso memiliki 7 lapisa, lapisan itu terdiri dari :
Lapisan 1 : Physical layer, Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan
Lapisan 2 : Data-link layer, Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame
Lapisan 3 : Network layer, Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP
Lapisan 4 : Transport layer, Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima
Lapisan 5 : Session layer, Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan
Lapisan 6 : Presentation layer, Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan
Lapisan 7 : Application layer, Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
* Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
* Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
* Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Modelpun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut
Lapisan ke-
Nama lapisan
Keterangan
7
Application layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, danNFS.
6
Presentation layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation(dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5
Session layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4
Transport layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3
Network layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2
Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1
Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Organisasi Internasional untuk Standardisasi (bahasa Inggris: International Organization for Standardization disingkat ISO atau Iso) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai singkatan ISO, karena dalam bahasa Yunani isos berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.
Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG).
Meski ISO adalah organisasi nonpemerintah, kemampuannya untuk menetapkan standar yang sering menjadi hukum melalui persetujuan atau standar nasional membuatnya lebih berpengaruh daripada kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya, dan dalam prakteknya ISO menjadi konsorsium dengan hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah. Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar.
ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.
Penerapan ISO di suatu perusahaan berguna untuk:
* Meningkatkan citra perusahaan
* Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
* Meningkatkan efisiensi kegiatan
* Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
* Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
* Mengurangi risiko usaha
* Meningkatkan daya saing
* Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
* Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemoda
~Kesimpulan
Iso –atau Osi adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. meodel iso memiliki 7 lapisa, lapisan itu terdiri dari :
Lapisan 1 : Physical layer, Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan
Lapisan 2 : Data-link layer, Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame
Lapisan 3 : Network layer, Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP
Lapisan 4 : Transport layer, Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima
Lapisan 5 : Session layer, Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan
Lapisan 6 : Presentation layer, Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan
Lapisan 7 : Application layer, Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
* Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
* Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
* Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Modelpun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut
Lapisan ke-
Nama lapisan
Keterangan
7
Application layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, danNFS.
6
Presentation layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation(dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5
Session layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4
Transport layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3
Network layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2
Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1
Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Organisasi Internasional untuk Standardisasi (bahasa Inggris: International Organization for Standardization disingkat ISO atau Iso) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai singkatan ISO, karena dalam bahasa Yunani isos berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.
Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG).
Meski ISO adalah organisasi nonpemerintah, kemampuannya untuk menetapkan standar yang sering menjadi hukum melalui persetujuan atau standar nasional membuatnya lebih berpengaruh daripada kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya, dan dalam prakteknya ISO menjadi konsorsium dengan hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah. Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar.
ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.
Penerapan ISO di suatu perusahaan berguna untuk:
* Meningkatkan citra perusahaan
* Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
* Meningkatkan efisiensi kegiatan
* Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
* Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
* Mengurangi risiko usaha
* Meningkatkan daya saing
* Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
* Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemoda
Kamis, 24 Februari 2011
tugas produktif
KELOMPOK 5
Sejarah Linux Fedora Sejarah Komputer
Sejarah Perkembangan Linux
Linux merupakan hasil budaya manusia yang sebenarnya baru saja lahir, sejarah linux dimulai dari dua orang tokoh yang berman Richard Stallman dan Linus Torvalds
Linux adalah sebuah kata yang telah menjadi buzzword di zaman ini, dan memahai makna Linux merupakan langkah untuk mempelajari Linux. Karena sifatnya yang Open Source, banyak developer berkeinginan untuk membuat sebuah Linux dengan corak tersendiri. Akhirnya muculnya dari beberapa macam distribusi Linux. Distribusi Linux tesebut lebih dikenal dengan Distro Linux. Distro-distro angkatan pertama yang terkenal adalah mandrake (sekarang menjadi mandriva), Redhat (sekarang menjadi Fedora Core), SUSE (sekarang menjadi Novell), Debian, dan SlackWare.
1. Knoppix yang merupakan Linux LiveCD
turunan dari Debian
2. Mandrake Move versi LiveCD dari
Mandrake
3. BioKnoppix turunan dari Knoppix
4. SLAX turunan dari SlackWare
Baru kurang lebih 15 tahun sejak ditemukan (mulai 1991), Linux sudah mengalami perkembangan yang amat pesat. Hal ini tentu menimbulkan optisme bagi beberapa kalangan peduli pendidikan di Indonesia yang lantas menyarankan beberapa pihak, terutama pemerintah dan pihak akademis untuk menggunakan Linux dalam menangani kebutuhan komputasi di Indonesia.
BAB 2 INSTALASI LINUX FEDORA
Panduan Instalasi Linux Fedora Core 6
Langkah-langkah Instalasi (Instalasi dariDVD-ROM)
Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumber, antara
Pilihan mode instalasi yang digunakan berbasis grafis (Graphical User Interface), sehingga dapat menggunakan mouse untuk bernavigasi.
Setelah booting komputer dariDVD-ROM, akan muncul tulisan:
boot:
Dengan menekan[Enter], maka akan masuk pada modus instalasi grafis, akan ditampilkan
''Welcome Screen'' program instalasi. (Jika Anda akan meng-check media yang digunakan, silahkan
pilih check media...) Selanjutnya menekan tombol [Next] untuk melanjutkan.
Berikut ini adalah langkah-langkah instalasi selengkapnya:
1. Pilihan Bahasa
Pilihan ini digunakan untuk menentukan bahasa yang digunakan selama proses instalasi.
2. Konfigurasi Keyboard
Memilih layout keyboard yang digunakan. Pilihan ini akan menentukan penerjemahan tombol- tombolk eyboard yang digunakan oleh sistem.
3. Pilihan Modus Instalasi (Instal atau Upgrade)
Secara otomatis program instalasi Fedora Core 6 akan mendeteksi ada tidaknya instalasi Fedora Core pada sistem sebelumnya. Jika sudah terdapat instalasi Fedora Core versi-versi sebelumnya, maka akan tampil pilihan Upgrade an existing Installation.
4. Pemilihan PartisiHardd isk
Tersedia pilihan untuk mempartisihardd isk sebagai berikut:
Remove all Linux partitions on this system – pilihan ini untuk menghapus hanya partisi
Linux saja.
Remove all partitions on this system – pilihan ini akan menghapus semua partisi pada
harddisk.
Keep all partitions and use existing free space – pilihan ini untuk melakukan partisi dan
instalasi sisa harddisk.
Create custom layout – pilihan ini untuk melakukan partisi sesuai dengan kemauan kita.
Penulis memilih partisiharddisk secara manual dengan menggunakan Create Custom
Layout
6. Konfigurasi Boot Loader
Boot loader adalah program yang akan dimuat oleh BIOS komputer dan
bertanggung jawab untuk membacak ernel sistem operasi dan memberikan kendali jalannya sistem kepadakerne l tersebut.
7. Konfigurasi Jaringan
Dalam tahap ini, akan dilakukan konfigurasi network card. Pada notebook penulis, menggunakan network card Broadcom Corporation NetXtreme Fast Ethernet. Program instalasi telah mendeteksi adanya sebuah network card dan menampilkannya dalam daftar jaringan sebagaie th0.
8. Pilihan Time Zone
Menentukan time zone sesuai dengan wilayah waktu. Penulis memilihAs ia/Jakarta (Java &
Sumatra), untuk Waktu Indonesia bagian Barat. Hapus tandac heck untuk pilihanSystem
clock uses UTC
9. Menentukan Password Root
Roota dalah user yang digunakan untuk administrasi sistem. Pada menu, diminta untuk memasukkan password dua kali untuk memastikan password yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan yang dimaksud dan tidak terjadi salah ketik ketika memasukkan password.
Password root minimal terdiri dari 6 karakter.
10. Memilih Group Paket
Pada langkah sebelumnya, penulis telah memilih instalasi modelC ustom. Dengan pilihan ini penulis akan memilih sendiri paket yang akan diinstal pada sistem. Penulis memilih beberapa paket yang dibutuhkan untuk keperluan demo server, diantaranya DNS, Web Server, Proxy,
Firewall, VNC, Samba, NFSdan File Server, paket X Window( termasuk display manager
XDMdan GDM) dan untuk desktop penulis menggunakan GNOME
11. Instalasi Paket
Proses instalasi diawali dengan membuat file system (memformat) partisi yang telah dibuat, mengaktifkan partisiswap, dan sebagainya. Setelah itu satu persatu paketsoftware akan diinstalasi pada sistem. Selama proses instalasi, pada layar akan ditampilkan perkembangan dari proses instalasi.
12. Instalasi Selesai
Program instalasi akan menampilkan konfirmasi untuk melakukan reboot mesin, dengan sebelumnya mengeluarkanDVD-ROM dari DVD Drive. Setelah mesin di-reboot, sistem siap untuk digunakan.
Jaringan dan teknik dasar linux fedora
A: "terminal" adalah cara mengetik perintah ke komputer. Anda dapat menggunakan Fedora sebagai sistem benar-benar grafis, atau Anda dapat menggunakannya sama sekali dengan terminal.
Untuk membuka sebuah terminal dalam lingkungan grafis:
1. Ini adalah kelompok "topi merah" atau "F dalam gelembung" ikon di baki (di bagian atas atau bawah layar). (Mungkin juga menjadi "kaki," kecil atau mungkin seekor penguin kecil.)
2 . Di bawah System Tools, klik Terminal., (Dalam beberapa versi Fedora, itu di bawah Aksesoris bukannya System Tools.)
Untuk beralih seluruh layar Anda ke terminal, tekan Ctrl-Alt-F2.. Anda kemudian dapat beralih di antara enam terminal yang berbeda, dengan menggunakan Alt-F2 melalui Alt-F6. Menekan Alt-F1 akan membawa Anda kembali ke lingkungan grafis Anda (atau dalam versi sebelumnya Fedora, Alt-F7).
Q: Apa itu root? Bagaimana saya "menjadi root?"
. A: "root" adalah nama user yang dapat mengendalikan semua yang ada di seluruh komputer.." Kami menyebutnya "super user."
Untuk menjadi root, pertama-tama Anda harus membuka terminal . Kemudian, Anda mengetik:
su - su -
Kebanyakan program-program baru diinstal akan menambahkan diri ke menu secara otomatis.
Misalnya, untuk meluncurkan web browser, Firefox, Anda dapat membuka terminal dan ketik:
firefox firefox
dan kemudian tekan Jadi anda bisa ketik:
cemara [Tab]
Dan bahwa jenis akan out firefox untuk Anda. Jika ada lebih dari satu perintah yang dimulai dengan cemara, Anda akan mendengar bunyi bip. Tekan Tab lagi dan Anda akan melihat daftar semua program di komputer Anda yang mulai dengan surat-surat.
T: Apakah runlevel itu?
J: Sebuah runlevel adalah nomor yang menunjukkan apa "mode" ingin Anda ke komputer untuk boot ke. Runlevel 1 is Runlevel 1 adalah "single-user" mode, digunakan untuk pemecahan masalah.
Ada tiga cara untuk mengubah runlevel Anda:
1. Buka Terminal .
2. Menjadi root :
su - su -
3. Tipe:
nomor init
dimana nomor runlevel yang ingin Anda ubah ke.
Anda kemudian akan dialihkan ke dalam runlevel yang baru.
Beberapa Dasar Fedora
T: Apa yang dimaksud dengan "layanan?" Bagaimana cara mengelola layanan di Fedora?
J: Sebuah "layanan" adalah program yang dimulai secara otomatis saat Anda memulai komputer Anda, dan berjalan di latar belakang.
Ada dua cara untuk mengelola layanan di Fedora, satu menggunakan alat grafis, dan satu hanya menggunakan baris perintah .
Mulai servis: Pilih layanan Anda dalam daftar dan tekan Start.
Menghentikan layanan: Pilih layanan Anda dalam daftar dan tekan Berhenti.
Memiliki layanan awal yang secara otomatis ketika boot: Pilih layanan Anda dalam daftar, centang kotak di sebelahnya.
Menghentikan suatu servis dari awal secara otomatis saat boot: Pilih layanan Anda dalam daftar, hapus centang pada kotak centang di sebelahnya.
Menggunakan baris perintah
Periksa apakah layanan berjalan:
layanan servicename status
Mulai layanan:
layanan servicename mulai
Menghentikan layanan:
layanan servicename berhenti
Memiliki layanan awal yang secara otomatis ketika boot:
. Temukan layanan Anda dalam ruang daftar dan tekan untuk mengaktifkannya. Layanan ditandai dengan * akan dimulai secara otomatis ketika boot.
Menghentikan suatu servis dari awal secara otomatis saat boot:
Temukan layanan Anda dalam ruang daftar dan tekan untuk menonaktifkannya. Layanan ditandai dengan * akan dimulai secara otomatis ketika boot.
Seperti namanya, mode penyelamatan disediakan untuk menyelamatkan Anda dari sesuatu. Dalam penyelamatan-mode Anda bisa melakukan mount dan mengedit file, seperti file konfigurasi dan dengan demikian memecahkan masalah Anda.
Kesimpulan
Saya punya kenangan indah tentang Fedora 7, dan meskipun faktor awal "wow", Fedora 10 tampaknya sedikit mengecewakan. Jika kita minat untuk belajar linux, linux itu mudah lo.
Sejarah Linux Fedora Sejarah Komputer
Sejarah Perkembangan Linux
Linux merupakan hasil budaya manusia yang sebenarnya baru saja lahir, sejarah linux dimulai dari dua orang tokoh yang berman Richard Stallman dan Linus Torvalds
Linux adalah sebuah kata yang telah menjadi buzzword di zaman ini, dan memahai makna Linux merupakan langkah untuk mempelajari Linux. Karena sifatnya yang Open Source, banyak developer berkeinginan untuk membuat sebuah Linux dengan corak tersendiri. Akhirnya muculnya dari beberapa macam distribusi Linux. Distribusi Linux tesebut lebih dikenal dengan Distro Linux. Distro-distro angkatan pertama yang terkenal adalah mandrake (sekarang menjadi mandriva), Redhat (sekarang menjadi Fedora Core), SUSE (sekarang menjadi Novell), Debian, dan SlackWare.
1. Knoppix yang merupakan Linux LiveCD
turunan dari Debian
2. Mandrake Move versi LiveCD dari
Mandrake
3. BioKnoppix turunan dari Knoppix
4. SLAX turunan dari SlackWare
Baru kurang lebih 15 tahun sejak ditemukan (mulai 1991), Linux sudah mengalami perkembangan yang amat pesat. Hal ini tentu menimbulkan optisme bagi beberapa kalangan peduli pendidikan di Indonesia yang lantas menyarankan beberapa pihak, terutama pemerintah dan pihak akademis untuk menggunakan Linux dalam menangani kebutuhan komputasi di Indonesia.
BAB 2 INSTALASI LINUX FEDORA
Panduan Instalasi Linux Fedora Core 6
Langkah-langkah Instalasi (Instalasi dariDVD-ROM)
Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumber, antara
Pilihan mode instalasi yang digunakan berbasis grafis (Graphical User Interface), sehingga dapat menggunakan mouse untuk bernavigasi.
Setelah booting komputer dariDVD-ROM, akan muncul tulisan:
boot:
Dengan menekan[Enter], maka akan masuk pada modus instalasi grafis, akan ditampilkan
''Welcome Screen'' program instalasi. (Jika Anda akan meng-check media yang digunakan, silahkan
pilih check media...) Selanjutnya menekan tombol [Next] untuk melanjutkan.
Berikut ini adalah langkah-langkah instalasi selengkapnya:
1. Pilihan Bahasa
Pilihan ini digunakan untuk menentukan bahasa yang digunakan selama proses instalasi.
2. Konfigurasi Keyboard
Memilih layout keyboard yang digunakan. Pilihan ini akan menentukan penerjemahan tombol- tombolk eyboard yang digunakan oleh sistem.
3. Pilihan Modus Instalasi (Instal atau Upgrade)
Secara otomatis program instalasi Fedora Core 6 akan mendeteksi ada tidaknya instalasi Fedora Core pada sistem sebelumnya. Jika sudah terdapat instalasi Fedora Core versi-versi sebelumnya, maka akan tampil pilihan Upgrade an existing Installation.
4. Pemilihan PartisiHardd isk
Tersedia pilihan untuk mempartisihardd isk sebagai berikut:
Remove all Linux partitions on this system – pilihan ini untuk menghapus hanya partisi
Linux saja.
Remove all partitions on this system – pilihan ini akan menghapus semua partisi pada
harddisk.
Keep all partitions and use existing free space – pilihan ini untuk melakukan partisi dan
instalasi sisa harddisk.
Create custom layout – pilihan ini untuk melakukan partisi sesuai dengan kemauan kita.
Penulis memilih partisiharddisk secara manual dengan menggunakan Create Custom
Layout
6. Konfigurasi Boot Loader
Boot loader adalah program yang akan dimuat oleh BIOS komputer dan
bertanggung jawab untuk membacak ernel sistem operasi dan memberikan kendali jalannya sistem kepadakerne l tersebut.
7. Konfigurasi Jaringan
Dalam tahap ini, akan dilakukan konfigurasi network card. Pada notebook penulis, menggunakan network card Broadcom Corporation NetXtreme Fast Ethernet. Program instalasi telah mendeteksi adanya sebuah network card dan menampilkannya dalam daftar jaringan sebagaie th0.
8. Pilihan Time Zone
Menentukan time zone sesuai dengan wilayah waktu. Penulis memilihAs ia/Jakarta (Java &
Sumatra), untuk Waktu Indonesia bagian Barat. Hapus tandac heck untuk pilihanSystem
clock uses UTC
9. Menentukan Password Root
Roota dalah user yang digunakan untuk administrasi sistem. Pada menu, diminta untuk memasukkan password dua kali untuk memastikan password yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan yang dimaksud dan tidak terjadi salah ketik ketika memasukkan password.
Password root minimal terdiri dari 6 karakter.
10. Memilih Group Paket
Pada langkah sebelumnya, penulis telah memilih instalasi modelC ustom. Dengan pilihan ini penulis akan memilih sendiri paket yang akan diinstal pada sistem. Penulis memilih beberapa paket yang dibutuhkan untuk keperluan demo server, diantaranya DNS, Web Server, Proxy,
Firewall, VNC, Samba, NFSdan File Server, paket X Window( termasuk display manager
XDMdan GDM) dan untuk desktop penulis menggunakan GNOME
11. Instalasi Paket
Proses instalasi diawali dengan membuat file system (memformat) partisi yang telah dibuat, mengaktifkan partisiswap, dan sebagainya. Setelah itu satu persatu paketsoftware akan diinstalasi pada sistem. Selama proses instalasi, pada layar akan ditampilkan perkembangan dari proses instalasi.
12. Instalasi Selesai
Program instalasi akan menampilkan konfirmasi untuk melakukan reboot mesin, dengan sebelumnya mengeluarkanDVD-ROM dari DVD Drive. Setelah mesin di-reboot, sistem siap untuk digunakan.
Jaringan dan teknik dasar linux fedora
A: "terminal" adalah cara mengetik perintah ke komputer. Anda dapat menggunakan Fedora sebagai sistem benar-benar grafis, atau Anda dapat menggunakannya sama sekali dengan terminal.
Untuk membuka sebuah terminal dalam lingkungan grafis:
1. Ini adalah kelompok "topi merah" atau "F dalam gelembung" ikon di baki (di bagian atas atau bawah layar). (Mungkin juga menjadi "kaki," kecil atau mungkin seekor penguin kecil.)
2 . Di bawah System Tools, klik Terminal., (Dalam beberapa versi Fedora, itu di bawah Aksesoris bukannya System Tools.)
Untuk beralih seluruh layar Anda ke terminal, tekan Ctrl-Alt-F2.. Anda kemudian dapat beralih di antara enam terminal yang berbeda, dengan menggunakan Alt-F2 melalui Alt-F6. Menekan Alt-F1 akan membawa Anda kembali ke lingkungan grafis Anda (atau dalam versi sebelumnya Fedora, Alt-F7).
Q: Apa itu root? Bagaimana saya "menjadi root?"
. A: "root" adalah nama user yang dapat mengendalikan semua yang ada di seluruh komputer.." Kami menyebutnya "super user."
Untuk menjadi root, pertama-tama Anda harus membuka terminal . Kemudian, Anda mengetik:
su - su -
Kebanyakan program-program baru diinstal akan menambahkan diri ke menu secara otomatis.
Misalnya, untuk meluncurkan web browser, Firefox, Anda dapat membuka terminal dan ketik:
firefox firefox
dan kemudian tekan Jadi anda bisa ketik:
cemara [Tab]
Dan bahwa jenis akan out firefox untuk Anda. Jika ada lebih dari satu perintah yang dimulai dengan cemara, Anda akan mendengar bunyi bip. Tekan Tab lagi dan Anda akan melihat daftar semua program di komputer Anda yang mulai dengan surat-surat.
T: Apakah runlevel itu?
J: Sebuah runlevel adalah nomor yang menunjukkan apa "mode" ingin Anda ke komputer untuk boot ke. Runlevel 1 is Runlevel 1 adalah "single-user" mode, digunakan untuk pemecahan masalah.
Ada tiga cara untuk mengubah runlevel Anda:
1. Buka Terminal .
2. Menjadi root :
su - su -
3. Tipe:
nomor init
dimana nomor runlevel yang ingin Anda ubah ke.
Anda kemudian akan dialihkan ke dalam runlevel yang baru.
Beberapa Dasar Fedora
T: Apa yang dimaksud dengan "layanan?" Bagaimana cara mengelola layanan di Fedora?
J: Sebuah "layanan" adalah program yang dimulai secara otomatis saat Anda memulai komputer Anda, dan berjalan di latar belakang.
Ada dua cara untuk mengelola layanan di Fedora, satu menggunakan alat grafis, dan satu hanya menggunakan baris perintah .
Mulai servis: Pilih layanan Anda dalam daftar dan tekan Start.
Menghentikan layanan: Pilih layanan Anda dalam daftar dan tekan Berhenti.
Memiliki layanan awal yang secara otomatis ketika boot: Pilih layanan Anda dalam daftar, centang kotak di sebelahnya.
Menghentikan suatu servis dari awal secara otomatis saat boot: Pilih layanan Anda dalam daftar, hapus centang pada kotak centang di sebelahnya.
Menggunakan baris perintah
Periksa apakah layanan berjalan:
layanan servicename status
Mulai layanan:
layanan servicename mulai
Menghentikan layanan:
layanan servicename berhenti
Memiliki layanan awal yang secara otomatis ketika boot:
. Temukan layanan Anda dalam ruang daftar dan tekan untuk mengaktifkannya. Layanan ditandai dengan * akan dimulai secara otomatis ketika boot.
Menghentikan suatu servis dari awal secara otomatis saat boot:
Temukan layanan Anda dalam ruang daftar dan tekan untuk menonaktifkannya. Layanan ditandai dengan * akan dimulai secara otomatis ketika boot.
Seperti namanya, mode penyelamatan disediakan untuk menyelamatkan Anda dari sesuatu. Dalam penyelamatan-mode Anda bisa melakukan mount dan mengedit file, seperti file konfigurasi dan dengan demikian memecahkan masalah Anda.
Kesimpulan
Saya punya kenangan indah tentang Fedora 7, dan meskipun faktor awal "wow", Fedora 10 tampaknya sedikit mengecewakan. Jika kita minat untuk belajar linux, linux itu mudah lo.
Minggu, 20 Februari 2011
Wireless LAN
Pengertian Wireless
Wireless merupakan teknologi yang bertujuan untuk menggantikan kabel yang menghubungkan terminal komputer dengan jaringan, dengan begitu computer dapat berpindah dengan bebas dan tetap dapat berkomunikasi dalam jaringan dengan kecepatan transmisi yang memadai. Wireless LAN distandarisasi oleh IEEE dengan kode 802.II b yang bertujuan untuk menyamakan semua teknologi nirkabel yang digunakan dibidang computer dan untuk menjamin interoperabilitas antara semua product –product yang menggunakan standar ini.
LAN (Local Area Network) yang biasa kita kenal merupakan suatu jaringan yang menghubungkan (interkoneksi) suatu komunitas Data Terminal Equipment (DTE) yang ditempatkan dalam suatu lokasi (gedung atau grup). Umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel baik kabel twisted pair maupun coaxial, biasa juga disebut dengan wired LAN.
Di samping itu ada LAN yang dikembangkan dengan menggunakan medium gelombang radio atau cahaya. Keuntungannya adalah biaya instalasi yang lebih murah dibandingkan dengan wired LAN, karena tidak dibutuhkan instalasi kabel yang terlalu besar khususnya untuk sub lokasi/sub grup yang agak jauh. Pertimbangan kedua adalah karena wireless LAN ini cocok untuk unit-unit DTE yang portabel dan bersifat mobil.
Diagram skematik dari dua aplikasi pada wireless LAN dapat diperhatikan pada gambar di bawah ini :
![]() |
Dari gambar dapat kita amati ilustrasi dari dua aplikasi wireless LAN.
1. Infrastructure wireless LAN
Pada aplikasi ini, untuk mengakses suatu server adalah dengan menghubungkannya ke suatu wired LAN , di mana suatu intermediate device yang dikenal sebagai Portable Access unit (PAU ) digunakan. Typical-nya daerah cakupan PAU berkisar antara 50 hingga 100 m.
2. Ad hoc wireless LAN
Pada Ad hoc wireless LAN suatu kumpulan komputer portabel berkomunikasi satu dengan yang lainnya untuk membentuk self-contained LAN.
Media Wireless
1. Media Radio
Gelombang radio telah secara meluas banyak dipakai untuk berbagai aplikasi (seperti TV, telepon selular, dls). Keunggulannya adalah karena gelombang radio dapat merambat menembus objek seperti dinding dan pintu.
· Path loss
Semua receiver radio didesain untuk beroperasi pada SNR (perbandingan antara daya signal dengan daya noise) yang telah ditentukan. Biaya yang harus dikeluarkan dalam mengembangkan wireless LAN ini lebih banyak pada interface radio yang sanggup menjamin SNR yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi SNR adalah noise receiver yang merupakan fungsi dari temperatur ambient dan bandwidth dari sinyal yang diterima. Daya sinyal juga merupakan fungsi dari jarak antara pemancar dan penerima. Kesemua faktor ini membentuk suatu path loss channel radio untuk sistem wireless LAN.
· Interferensi Channel yang berdekatan
Karena menggunakan prinsip pemancaran gelombang radio, maka untuk transmiter yang memiliki frekuensi yang sama dan berada di satu gedung atau ruang yang berdekatan dapat mengalami interferensi satu dengan yang lainnya. Untuk sistem Ad hoc, channel yang berdekatan dapat disetup dengan frekuensi yang berbeda sebagai isolator, sementara untuk sistem infrastructure dapat diterapkan three cell repeater yang masing-masing sel yang berdekatan (3 sel) memiliki frekuensi berbeda dengan pola pengulangan.
![]() |
· Multipath
Sinyal radio, seperti halnya sinyal optic dipengaruhi oleh multipath; yaitu peristiwa di mana suatu ketika receiver menerima multiple signal yang berasal dari transmitter yang sama, yang masing-masing sinyalnya diikuti oleh path yang berbeda di antara receiver dan transmitter. Hal ini dikenal dengan multipath dispersion yang dapat menimbulkan intersymbol interference (ISI).
2. Media Inframerah
· Inframerah memiliki frekuensi yang jauh lebih tinggi dari pada gelombang radio, yaitu di atas 1014 Hz. Inframerah yang digunakan umumnya dinyatakan dalam panjang gelombang (biasanya dalam nanometer) bukan dalam frekuensi. Inframerah yang biasa digunakan adalah yang memiliki panjang gelombang 800 nm dan 1300nm. Keuntungan menggunakan inframerah dibandingkan dengan gelombang radio adalah tidak diperlukan regulasi yang sulit dalam penggunaannya. Untuk mereduksi efek noise pada sinyal infra merah, digunakan bandpass filter.
· Device inframerah
Untuk aplikasi wireless LAN, mode operasional yang digunakan adalah untuk memodulasi intensitas output inframerah dari emitter dengan menggunakan sinyal yang termodulasi secara elektris. Variasi intensitas sinyal inframerah yang diterima oleh detektor kemudian dikonversi menjadi sinyal elektris yang ekuivalen. Mode operasi ini dikenal dengan Intensity Modulation with Direct Detection (IMDD).
· Topologi
Link inframerah dapat digunakan sebagai salah satu dari dua mode : point to point dan diffuse. Dalam mode point to point, emiter diarahkan langsung pada detektor (photodiode). Mode operasi ini memberikan wireless link yang baik di antara dua bagian equipment, misalnya untuk meng-enable-kan komputer portabel untuk mendownload file ke komputer lain.
Protocol
Berbagai standard protokol untuk LAN, yang mendeskripsikan layer fisik dan link dalam konteks model referensi ISO diberikan oleh IEEE 802. Standar ini menentukan keluarga protokol yang masing-masing berhubungan dengan suatu metode MAC (Methode Access Control). Ada tiga stndar MAC bersama dengan spesifikasi media fisik dicantumkan dalam dokumen standard ISO :
ü IEEE 802.3 : CSMA/CD bus
ü IEEE 802.4 : Token bus
ü IEEE 802.5 : Token ring
ü IEEE 802.11: Wireless
Untuk mendapatkan gambaran mengenai bagaimana struktur protokol dibentuk oleh keempat standard ini, perhatikanlah gambar berikut :
––-
Jumat, 21 Januari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)

